Catut Nama Wagub untuk Meminta Uang, Pemprov NTB Tegaskan Itu Penipuan - Koran Mandalika

Catut Nama Wagub untuk Meminta Uang, Pemprov NTB Tegaskan Itu Penipuan

Jumat, 6 November 2026 - 16:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Catut Nama Wagub untuk Meminta Uang, Pemprov NTB Tegaskan Itu Penipuan

Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap dugaan penipuan dengan modus mencatut nama Gubernur dan Wakil Gubernur NTB untuk meminta uang atau imbalan tertentu. Dugaan tersebut tengah ditelusuri setelah Pemprov NTB menerima laporan masyarakat dan informasi mengenai adanya korban. Pemprov menegaskan, Gubernur maupun Wakil Gubernur tidak pernah memberikan mandat atau kuasa kepada siapa pun untuk meminta uang maupun bentuk pemberian lainnya kepada masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menyampaikan hal tersebut di Mataram, Kamis (5/11/2026). Ia mengatakan, pihaknya sedang mendalami laporan tersebut, termasuk informasi mengenai pihak yang diduga terlibat dan berinisial DK.

“Kami sedang mendalami laporan ini. Jika ada masyarakat yang pernah dimintai uang atau sesuatu dengan mengatasnamakan Gubernur maupun Wakil Gubernur NTB, kami mengimbau agar segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum. Tindakan tersebut merupakan dugaan penipuan dan tidak memiliki kaitan dengan kebijakan maupun kepentingan Pemerintah Provinsi NTB,” tegas Ahsanul Khalik, yang akrab disapa AKA.

Ia menegaskan, Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tidak pernah memberikan penugasan, mandat, ataupun kuasa kepada individu maupun lembaga mana pun untuk meminta uang, imbalan, atau bentuk pemberian lainnya kepada masyarakat. Karena itu, masyarakat diminta tidak mempercayai pihak yang mengatasnamakan pimpinan daerah tanpa kejelasan identitas dan kewenangan.

AKA juga mengimbau masyarakat yang pernah menerima permintaan tersebut atau merasa menjadi korban agar segera melapor kepada pihak berwajib. Informasi beserta bukti pendukung juga dapat disampaikan kepada Dinas Kominfotik NTB untuk membantu pendalaman dan mendukung langkah antisipasi serta penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum.

Baca Juga :  Hasil Seleksi Jabatan Eselon II Pemprov NTB Siap Diserahkan ke Gubernur

“Kami telah melaporkan persoalan ini kepada Ibu Wakil Gubernur dan Bapak Gubernur. Keduanya menegaskan bahwa masyarakat yang merasa menjadi korban agar segera melaporkan kepada pihak berwajib sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai hukum,” ujarnya.

Pemprov NTB mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan pekerjaan, bantuan, proyek, jabatan, atau kemudahan tertentu dengan mengatasnamakan Gubernur maupun Wakil Gubernur, terlebih apabila disertai permintaan uang atau imbalan.

Masyarakat juga diimbau melakukan verifikasi melalui kanal resmi pemerintah serta tidak menyerahkan uang, data pribadi, maupun dokumen penting kepada pihak yang tidak dapat dipastikan identitas dan kewenangannya.

Pemprov NTB menegaskan, kewaspadaan dan keberanian masyarakat untuk melapor merupakan langkah penting dalam mencegah bertambahnya korban sekaligus memastikan dugaan penipuan ditangani melalui mekanisme hukum yang berlaku. (*)

Berita Terkait

Mendag Pantau Pasar Kebon Roek, Harga Cabai hingga Ayam di Bawah Acuan
DPAP2KB Loteng Perkuat Penanganan Risiko Stunting dari Keluarga
Pemkab Loteng Kerahkan Ribuan Tim Pendamping Keluarga untuk Cegah Stunting
Panitia Pastikan Keabsahan Ijazah Kepala Desa Bunut Baok Terpilih, Terverifikasi di PKBM Dianda
DP3AP2KB Dorong Desa Perkuat Aturan Pernikahan Anak
DP3AP2KB Loteng Petakan Perempuan Rentan, Siapkan Program 2027
MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi
Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:23

Tabrakan dengan Avanza di Pujut, Pasutri Asal Desa Prabu Meregang Nyawa

Rabu, 4 November 2026 - 14:17

Warga Diminta Berani Laporkan Pernikahan Anak, DP3AP2KB Loteng Siap Turun Tangan

Rabu, 4 November 2026 - 14:12

GOW Loteng Ajarkan Kader Olah Jajanan Sehat untuk Cegah Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 19:28

Bawa 4 PR Besar dari Desa Penujak, Lalu Akhyar Siap Dobrak Alokasi Anggaran OPD

Selasa, 3 November 2026 - 19:06

Polisi Kantongi CCTV Pengeroyokan di Puyung, Identitas Pelaku Mulai Diburu

Selasa, 3 November 2026 - 17:15

Pulang Kerja dari Mataram, Pria Asal Jago Jadi Korban Pengeroyokan di Puyung

Senin, 2 November 2026 - 18:05

Akses Jalan Dirusak Usai Pilkades, Warga Desa Pengadang Minta Bupati Turun Tangan

Senin, 2 November 2026 - 16:53

​Jembatani Kebutuhan Warga Beraim, Haji Supli PKS Cari Celah Perjuangkan Air Bersih dan Alsintan

Berita Terbaru