Pemprov Dorong Para Pihak Buat Regulasi Batas Area Surfing - Koran Mandalika

Pemprov Dorong Para Pihak Buat Regulasi Batas Area Surfing

Jumat, 20 Juni 2025 - 09:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perintah Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal agar Asisten II Lalu Moh Faozal turun ke Pantai Ekas, Lombok Timur, membuahkan hasil. (ist)

Perintah Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal agar Asisten II Lalu Moh Faozal turun ke Pantai Ekas, Lombok Timur, membuahkan hasil. (ist)

Koran Mandalika, Mataram – Perintah Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal agar Asisten II Lalu Moh Faozal turun ke Pantai Ekas, Lombok Timur, membuahkan hasil.

Video yang beredar dinilai tidak utuh, Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin tidak pernah mengusir wisatawan.

Dari keterangan Asisten II justru dari keterangan yang diterima yang terjadi adalah arahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kronologi video viral Bapak Bupati Lombok Timur dan setelah mendengar keterangan dari pihak-pihak yang terlibat, tidak ada pengusiran,” katanya, Jumat (20/6).

“Video yang viral itu tidak utuh, tidak ada kronologisnya,” sambungnya.

Faozal melanjutkan, sebenarnya tidak terjadi demikian. Yang dikatakan adalah silahkan surfing tetapi ada pilihan, jangan taruh jangkar di tengah, karena itu menyangkut keselamatan.

Baca Juga :  ‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair

“Lokasi tersebut memang harus diberi pengaturan soal batas lokasi surfing, lantaran sering kali terjadi berebut space oleh para pelaku surfing,” ucapnya.

“Sehingga tindakan yang diambil oleh Bupati Haerul Warisin cukup tepat, hanya di komunikasi itu saja,” sambungnya.

Dijelaskan, dari pengakuan pelaku wisata, mereka menyebut, memang dari space yang tersedia dari jumlah aktivitas surfing di situ, harus ada pengaturan kuota.

“Karena sering terjadi mereka itu berebut untuk menempati space yang ada,” jelasnya.

Lebih jauh, Lalu Faozal menyampaikan rencana untuk keberlangsungan pariwisata di daerah tersebut.

Menurutnya, seluruh pihak yang terkait harus membuat regulasi untuk mengatur area surfing, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

Baca Juga :  ITDC Luruskan Soal Janji Kepada Warga Kampung Nelayan Kuta

“Kita juga harus ada pengaturan supaya teman-teman yang berbisnis di Ekas ini ada nafas, ada pendapatan. Mereka sudah investasi, ada penginapan ada homestay dan lain-lain,” tukasnya.

Para pihak yang hadir dalam pertemuan tersebut pun memberikan apresiasi atas langkah cepat yang diambil oleh pemerintah Provinsi NTB, lantaran masyarakat telah lama mengeluhkan soal pembagian lokasi surfing tersebut.

Salah seorang pelaku wisata surfing di Ekas, Ruth mengatakan bahwa tindakan cepat oleh Pemprov NTB akan sangat berdampak positif terhadap keberlangsungan pariwisata di daerah tersebut.

“Kita memang harus mencari jalan tengahnya, agar kita sama-sama dapat untungnya, makanya kami sangat apresiasi tindakan dari pemerintahan provinsi ini,” ucapnya.(*)

Berita Terkait

DPRD Sepakati Ranperda Strategis, Haji Ahkam: Perkuat Layanan Publik dan Kelembagaan Daerah
Sorotan DPRD: Saatnya Nakes P3K Paruh Waktu Dapat Jaminan Kesejahteraan
Semua Jemaah Terpantau Sehat, JCH Kloter 2 Lombok Tengah Tiba di Tanah Suci
CSD Samara Ubah Wajah Desa Montong Ajan: Dari Kesehatan hingga Pendidikan Melesat
Komisi III DPR RI Atensi Aduan Tiga Terdakwa Gratifikasi DPRD NTB
Satu JCH Lombok Tengah Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Pertamina Sebut Stok BBM dan LPG di NTB Aman, Warga Diimbau Beli Sesuai Kebutuhan
Lansia hingga Milenial, CJH Lombok Tengah Penuhi Asrama Haji Embarkasi Lombok

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:00

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:00

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:00

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:00

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00

Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat

Berita Terbaru