Wisatawan Asing Tolak Lapak Tanjung Aan Digusur, Menteri HAM: Ikuti Kemauan Turis - Koran Mandalika

Wisatawan Asing Tolak Lapak Tanjung Aan Digusur, Menteri HAM: Ikuti Kemauan Turis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri HAM RI Natalius Pigai (ist)

Menteri HAM RI Natalius Pigai (ist)

Koran Mandalika, Lombok Tengah- Sebagian besar wisatawan asing menyatakan sikap penolakan terhadap rencana penggusuran lapak-lapak di sepanjang Pantai Tanjung Aan oleh PT ITDC.

Mengingat, para wisatawan asing merasa lebih nyaman di sana dibanding hotel berbintang seperti rencana pembangunan yang akan dilakukan investor di kawasan Pantai Aan.

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengatakan rata-rata turis menolak untuk dilakukan perubahan atau revitalisasi Pantai Tanjung Aan.

“Maka sebaiknya diatur aja. Diatur di posisi atau sisi mana yang akan dibikin oleh para pengusaha untuk membangun beach club maupun vila-vilanya. Vila yang eksklusif. Tetapi tidak boleh merubah kondisi Tanjung Aan,” kata Natalius usia mengikuti jalan sehat di Desa Pejanggik, Praya Tengah, Lombok Tengah, Sabtu (21/6).

Natalius mengaku banyak bule yang protes ke WhatsApp pribadinya maupun akun media sosial, seperti Instagram dan X.

“Mereka (turis) bilang, Pak Menteri, kami datang ke sini karena ada Tanjung Aan ini. Maksudnya, dalam keadaan yang asli,” ujar Natalius.

Baca Juga :  Fokus Kembangkan Pariwisata, Gubernur Iqbal Targetkan NTB Bebas Kemiskinan Ekstrem

Menteri HAM tidak menampik bahwa wisata Lombok juga terkenal berkat wisatawan asing lainnya memviralkan segala sisi keindahan Pulau Lombok.

“Ingat, yang paling penting itu adalah mengikuti kemauan turis. Karena kalau para wisatawan itu kalau tanpa mengikuti kemauan turis itu juga susah. Mereka datang (maunya) yang asli-asli saja seperti ini,” tutur Natalius. (wan)

Berita Terkait

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah
Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha
NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik
Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik
Ubah Stigma Permainan Domino, ORADO NTB Gelar Pelatihan Wasit dan Pelantikan Pengurus
Kasus Gratifikasi NTB Memanas! Tiga Terdakwa Siap Lapor ke Pejabat Tinggi di Jakarta
654 Anak Jadi Korban Kekerasan Selama 2025, Pemprov NTB Siapkan Aplikasi Aduan Cepat
WFH Bagi ASN Pemprov NTB, Aka: Jangan Sampai Mengurangi Kualitas Layanan

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 18:00

MyRepublic Indonesia: FTTH dan FWA Layanan Saling Melengkapi Guna Percepat Broadband Indonesia

Kamis, 9 April 2026 - 18:00

MyRepublic Air Rampungkan Uji Laik Operasi di Palangka Raya, Tandai Kesiapan Ekspansi Nasional Layanan FWA

Kamis, 9 April 2026 - 17:00

Sinergi Strategis, BRI Life dan RS Awal Bros Group Hadirkan Standar Baru Layanan Kesehatan Premium

Kamis, 9 April 2026 - 17:00

Indonesia–India Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tinggi di Bidang Bisnis dan Ekonomi

Kamis, 9 April 2026 - 16:00

Antusiasme Meningkat, Pemenang Terus Bertambah di Promo Hadiah Milyaran

Kamis, 9 April 2026 - 15:00

Kinerja Tumbuh 27%, KAI Logistik Bidik Penambahan 70 Titik Layanan Ritel di 2026

Kamis, 9 April 2026 - 15:00

Pemuda Katolik Ketapang Apresiasi Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Nasional

Kamis, 9 April 2026 - 14:00

HSB Investasi Dinobatkan sebagai Best OTC Broker dan GOFX Broker oleh ICDX

Berita Terbaru