Harga Tembakau Bikin Petani Menjerit, Disdag NTB Ungkap Alasannya - Koran Mandalika

Harga Tembakau Bikin Petani Menjerit, Disdag NTB Ungkap Alasannya

Selasa, 16 September 2025 - 12:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Dinas perdagangan (Disdag) Nusa Tenggara Barat (NTB), menyoroti rendahnya harga tembakau yang kerap kali dikeluhkan para petani di NTB.

Kepala Dinas Perdagangan NTB, Jamaluddin Malady mengungkapkan anjloknya harga tembakau saat ini lantaran pengusaha sulit mencari modal.

“Memang ada informasi-informasi yang terjadi di lapangan bahwa harga tembakau anjlok. Sebenarnya, petani kita ini kan susah menjual tembakaunya gitu karena sedikit pengusaha yang beli, kenapa ? Karena pengusaha susah mendapat modal dari perbankan,” katanya usai menghadiri Muprov KADIN NTB, di Hotel Lombok Astoria, Senin (15/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia melanjutkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kamar Dagan dan Indistri (KADIN) NTB, untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut.

Baca Juga :  KUA-PPAS 2027 Disepakati, Gubernur Miq Iqbal Tegaskan APBD Harus Realistis dan Berdampak

“Intinya, teman-teman pengusaha ini kami yakin, diskusi tadi malam dengan KADIN ya bahwa semua tembakau yang di petani non-mitra, kan ini yang non-mitra ini. Kalau yang mitra kan aman. Non mitra itu akan diserap oleh pengusaha dari PT Rinjani Zein namanya, semua diambil, udah ngomong tadi malam owner-nya,” lanjutnya.

Terlebih, pemerintah pusat kini sudah menyalurkan dana kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebesar Rp 200 triliun.

“Ya kan ini baru anggarannya turun ni 200 triliun kan sudah diserahkan ke beberapa perbankan Himbara,” jelas Jamaluddin.

Namun, mengapa bank daerah seperti Bank NTB Syariah tidak bisa memberikan kredit ke pengusaha tembakau ? Jamaluddin mengatakan alasannya karena ada regulasi yang tidak memperbolehkan.

Baca Juga :  Gubernur NTB Targetkan RS Manambai Berstatus Tipe B pada Awal 2026

“Jadi kenapa ? kan DBH (Dana Bagi Hasil) itu masuk juga ke Bank NTB ? Kan ini Bank NTB kita syariah, tidak boleh memberikan modal kredit kepada pengusaha tembakau, ada aturannya. Itu yang kita dengar,” ungkapnya.

Dia berharap, penyaluran dana oleh pemerintah pusat kepada Himbara dapat menjawab persoalan harga tembakau di NTB.

“Maksudnya kenapa para pengusaha kita ini kenapa nggak bisa, sementara kan DBH-nya kan bisa diambil. Tapi mudah-mudahan dengan Bank-bank HIMBARA ini nanti mungkin ada solusi. Karena ini kan HIMBARA ini harus beredar uangnya di rakyat,” harapnya. (dik)

Berita Terkait

Dari Lombok Timur ke Amerika, Tuna NTB Kian Mendunia
Video Pengakuan Eks Santriwati Viral, Dinsos P3A NTB Buka Suara
Dua Bulan Puasa Es dan Gorengan, Khairunnisa Sukses Juara MTQ Nasional 2026
PPPK Paruh Waktu Menanti Kepastian Jadi ASN, BKN: Masih Tahap Pematangan
Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional
Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya
Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan
Inspektorat Review Pokir DPRD NTB, Muzihir: Kita Terima, Daripada Berurusan dengan KPK

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:02

PTPN Group Perkuat Ekosistem Kepemimpinan Perempuan di Industri Perkebunan

Selasa, 22 September 2026 - 18:03

Tantangan dan Tips dalam Menabung Emas

Selasa, 22 September 2026 - 18:03

Yamaha NMAX “TURBO” Jadi Perbincangan, Skutik Premium yang Padukan Kenyamanan dan Performa

Selasa, 22 September 2026 - 17:02

Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp2,15 Triliun, Apa Artinya bagi Industri?

Selasa, 22 September 2026 - 17:02

Warna Urine Anjing, Panduan Mengenali Kondisi Kesehatannya

Selasa, 22 September 2026 - 15:02

KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

Selasa, 22 September 2026 - 14:02

Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

Selasa, 22 September 2026 - 14:02

Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

Berita Terbaru

NTB Terkini

Dari Lombok Timur ke Amerika, Tuna NTB Kian Mendunia

Selasa, 22 Sep 2026 - 21:58

Teknologi

Tantangan dan Tips dalam Menabung Emas

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:03