Program Desa Berdaya Diharapkan Mampu Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem 0% di 2029 - Koran Mandalika

Program Desa Berdaya Diharapkan Mampu Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem 0% di 2029

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menargetkan angka kemiskinan ekstrem 0% di 2029. Target tersebut didukung oleh Program Desa Berdaya yang digagas Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) NTB, Lalu Hamdi mengatakan Program Desa Berdaya ini memiliki tiga pilar, salah satunya ialah pengentasan kemiskinan.

“Kuncinya adalah melalui pengembangan pertanian dengan semua sub sistemnya, yang kedua adalah melalui pariwisata mendunia. Jadi, dengan semua gerbongnya tentu di bawahnya semua mengarah ke sana,” kata Hamdi, Selasa (12/8).

Dia melanjutkan, untuk menjangkau angka tersebut, Pemprov NTB harus memilik target per-tahun.

“Tapi tentunya kan secara setiap tahunnya itu kita akan ambil berapa (desa) gitu. Jadi, suatu desa itu kita berharap nanti untuk bisa keluar kalau sudah di intervensi untuk keluar dari kemiskinan itu dalam jangka waktu dua tahun,” lanjut Hamdi.

Baca Juga :  ‎Gubernur Iqbal Janjikan Rumah Hunian Bagi Korban Banjir di Desa Kabul

Hamdi juga merespons keraguan dari DPRD NTB terhadap target 0% tersebut.

“Ya kalau ragu boleh saja. Tapi kan kita juga punya perhitungan,” ucapnya menanggapi.

Namun, dia kembali menegaskan angka 0% tersebut sudah menjadi target dan harus dituntaskan di 2029.

“Ya 106 desa miskin ekstrem memang cukup banyak, dan itu menjadi target kita untuk dituntaskan sampai dengan 2029 sudah tidak ada lagi,” tegasnya. (dik)

Berita Terkait

TNGR Mencatat Terjadi 3 Kasus Kebakaran Selama Musim Kemarau 2026
Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah
Pemprov NTB dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026
Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Saat Maulid, Pemprov NTB Gelar GPM di Rusunawa Montong Are
Inflasi Naik, Ekonomi NTB Tetap Tangguh: Wahyudin Paparkan Data, Khalik: Alarm Harus Dijawab
Gubernur Iqbal Perkuat Posyandu, Kader Jadi Ujung Tombak
Raih Jamsostek Award 2026, Bank NTB Syariah Tunjukkan Kepedulian Nyata Bagi Pekerja Rentan
Atasi Kemacetan Rembiga, Miq Iqbal dan Bang Aji Mohan Turun Bersama

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:02

Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Daop 2 Bandung Pastikan Operasional KA dan Pelayanan Pengguna Jasa Tetap Aman

Senin, 7 September 2026 - 18:02

Dwi Andi Rohmatika (DA) Bersama Sanggabiz Umumkan Update Dampak Kaleidoskop 2025: 10.000+ Pengguna Terjangkau Sepanjang 2025 dengan Ekosistem AI-Powered

Senin, 7 September 2026 - 17:02

Bitcoin Masuki Pekan Penentuan, Mampukah Kembali Tembus US$85.000?

Senin, 7 September 2026 - 17:02

Tiga Tahun Berturut-turut Meningkat, KA Srilelawangsa Perkuat Konektivitas dan Mobilitas Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 16:02

Cara Menabung Emas di Rumah Lewat Aplikasi, Lebih Praktis dan Terencana

Senin, 7 September 2026 - 15:02

Toreh Sejarah, PLN NPC Tuntaskan ECRL FS 01 di Malaysia Lebih Cepat

Senin, 7 September 2026 - 15:02

Perkuat Keandalan Kelistrikan, PLN NPC Dukung Pengembangan Sektor Pertambangan Gorontalo

Senin, 7 September 2026 - 15:02

Keberhasilan Regasifikasi Tarakan Perkuat Keandalan Listrik di Kalimantan Utara

Berita Terbaru