Marak Modus Penipuan COD Mengatasnamakan J&T Cargo, Warga Diminta Waspada - Koran Mandalika

Marak Modus Penipuan COD Mengatasnamakan J&T Cargo, Warga Diminta Waspada

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya aksi penipuan yang mengatasnamakan J&T Cargo. Modus ini dilakukan dengan cara menghubungi calon korban melalui sambungan telepon dan mengaku sebagai petugas J&T Cargo.

Pelaku kemudian meminta pelanggan untuk segera melakukan pembayaran Cash on Delivery (COD) dengan alasan agar paket dapat diproses atau dikirim. Padahal, prosedur tersebut tidak pernah diterapkan oleh J&T Cargo.

Pihak J&T Cargo menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah meminta pelanggan melakukan pembayaran sebelum barang atau paket diterima di alamat tujuan. Untuk layanan pengiriman dengan sistem COD, pembayaran hanya dilakukan setelah paket diterima oleh pelanggan sesuai prosedur yang berlaku.

Berdasarkan informasi dari pihak PIC J&T Cargo, modus penipuan tersebut telah terjadi di berbagai daerah dan menyebabkan banyak masyarakat menjadi korban. Karena itu, pelanggan diminta tidak mudah percaya apabila menerima telepon yang mengatasnamakan J&T Cargo dan meminta transfer atau pembayaran sebelum paket diterima.

Baca Juga :  Kejari Lombok Tengah Peringati Hakordia 2025, Tegaksan Komitmen Berantas Korupsi

Masyarakat juga diimbau untuk selalu melakukan konfirmasi melalui outlet resmi atau layanan pelanggan resmi J&T Cargo apabila menerima panggilan yang mencurigakan. Selain itu, pelanggan diingatkan agar tidak memberikan data pribadi maupun informasi penting kepada pihak yang tidak dapat dipastikan identitasnya.

J&T Cargo mengajak seluruh pelanggan untuk selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan. Apabila menemukan indikasi penipuan atau menjadi korban, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti. (*)

Berita Terkait

Warga Tenggelam Saat Mencari Ikan di Bendungan Batujai Ditemukan Meninggal Dunia
MotoGP Mandalika Cari 2.500 Orang: Mau Jadi Bagian dari Balapan Dunia?
Jalan Sehat Kelurahan Leneng Berlangsung Meriah, Wabup Loteng Beri Hadiah
MI NW Leneng Dapat Sentuhan Inspiratif, GM Lombok Astoria Siap Mengajar Bahasa Inggris
GPK NTB Desak Polres Bima Tangkap Pelaku Tabrak Lari di Desa Sanolo Bolo
Karnaval MIN 1 Lombok Tengah Meriah, Wabup Nursiah Titip Masa Depan Bangsa
Jalan Sehat HUT RI di Leneng: Pemuda Dipinggirkan, EO Luar Didatangkan
Audiensi ke Wabup Lobar, KAMMI Soroti Krisis Air Penanggak dan Gagas “Energi Muda”
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:08

Merajut Narasi, Melupakan Substansi: Catatan Kritis kegiatan PBAK 2026 UIN Mataram

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:05

Ketika Opini Menjadi Hakim, Hukum Bukan Soal Viral di Ruang Publik

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:07

Pemilihan Bupati 2030: Politik “Lauq-Daye” Tak Lagi Relevan, Lombok Tengah Butuh Pemimpin Berintegritas dan Berpengalaman

Minggu, 5 April 2026 - 17:55

Oligarki Global di Balik Tragedi Perang Iran Amerika Israel 2026

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:06

Aktivis Demokrasi Songsong Ramadhan

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:33

‎Diskusi Terbatas Hariman Siregar Cs Tekankan Integritas dan Kemanusiaan

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:20

‎Peringatan Malari 1974 dan HUT INDEMO ke-26

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:08

Mengakhiri Kemiskinan NTB dari Desa

Berita Terbaru