Koran Mandalika, Mataram – Balai Besar POM (BBPOM) di Mataram, berencana akan melakukan intervensi keamanan pangan pada beberapa sekolah luar biasa di Pulau Lombok, dalam upaya menghadirkan layanan publik yang inklusif, transparan, dan berkeadilan. Kali ini, BBPOM mataram mengawali langkahnya di SLBN 1 Mataram.
Kepala BBPOM Mataram, Yosef Dwi Irwan mengatakan pengawasan serta edukasi obat dan makanan aman harus mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok disabilitas.
Dalam kesempatan tersebut Yosef bersama tim berkesempatan mengunjungi setiap kelas dan fasilitas yang ada di SLBN 1 Mataram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Senang sekali dapat berinteraksi dengan anak-anak yang luar biasa, yang ternyata memiliki berbagai kelebihan dan mampu berkreasi seperti membatik, membuat komik, merias dan berbagai ketrampilan lainnya” kata Yosef.
Selain itu, tim juga mengunjungi kantin sekolah, membagikan celemek dan poster “Keamanan Pangan” serta melakukan sampling dan uji cepat terhadap produk pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya.
“Anak-anak merupakan aset bangsa, yang harus kita jaga kesehatannya melalui konsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi,” ucap Yosef.
“Kami siap memberikan pendampingan terkait Keamanan Pangan dan izin edar BPOM untuk produk pangan produksi SLBN 1 Mataram, ini salah satu komitmen kami dalam mendukung daya saing dan kemandirian kelompok rentan, termasuk disabilitas” ungkapnya.
Yosef juga berharap nantinya dapat membentuk fasilitator penyambung informasi Obat dan Makanan aman dari Guru dan siswa kelompok disabilitas.
“Para sahabat disabilitas juga berhak mendapatkan informasi Obat dan Makanan yang aman dan dapat diakses secara merata tanpa diskriminasi, kiranya Bapak Ibu Guru dapat mengandeng mereka sebagai fasilitator bagi sahabat disabilitas lainnya” lanjut Yosef
Yosef menegaskan bahwa kunjungan ke SLBN 1 Mataram bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata BBPOM di Mataram dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif.
“Inklusi bukan hanya soal memberikan ruang, tetapi juga memastikan akses informasi dan perlindungan yang sama bagi setiap warga negara. Dari SLBN 1 Mataram, kita belajar bahwa keberagaman adalah kekuatan. Bersama-sama, mari kita wujudkan generasi yang sehat, berdaya saing, dan mampu menjadi bagian penting pembangunan bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SLBN 1 Mataram Kamtono menyatakan dukungannya dalam program intervensi keamanan pangan yang akan dilakukan BBPOM di Mataram, termasuk melalui pembentukan Tim Keamanan Pangan Sekolah dan Kader Keamanan Pangan Sekolah.
“Kami mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh BBPOM di Mataram dan kami siap mendukung kegiatan yang akan dilakukan, tentunya untuk menjaga kesehatan anak-anak kita” kata Kamtono. (*)












